Pengendalian Hama Secara Biologi (Tanpa Pestisida)

Pengendalian Hama Secara Biologi

Pilihan Pengendalian Hama Secara Biologi. Hampir sebagian besar masyarakatnya hidup dari bertani. Tanah yang subur dengan curah hujan yang cukup sepanjang tahun, membuat tanaman mudah hidup di Negara kita. Surga yang berada di katulistiwa.

Bercocok tanam memerlukan proses dan cara tertentu. Berbagi masalah kadang dihadapi oleh para petani. Masalah yang sering di hadapi adalah hama tanaman yang mengganggu produksi pertanian, yang tidak jarang menyebabkan petani merugi.

Berbagai macam hama tanaman yang bisa merugikan petani harus diberantas agar petani mendapat hasil panen yang baik. Ada beberapa cara membasmi hama. Bisa dengan cara kimia maupun cara biologi.

Cara kimia kadang memberikan dampak lingkungan yang kurang baik. Cara biologi menjadi cara yang banyak dipilih petani. Pengendalian Hama Secara Biologi bisa dengan cara ini

Parasit

Menggunakan parasite untuk membasmi hama menjadi hal yang dianjurkan. Menggunakan parasite tidak akan mencemari tanah dan air, sehingga lingkungan menjadi aman terhindar dari pencemaran.

Parasite adalah larva dari hewan maupun tumbuhan yang hidup dan berkembang menjadi dewasa dalam tubuh inang. Parasite ini dapat merusak bahkan membunuh inang yang ditumpanginya. Efek inilah yang digunakan untuk membasmi hama tanaman.

Masing-masing parasite digunakan untuk jenis hama tanaman khusus. Induk parasite diletak berdekatan dengan hama tanaman. Parasite ini akan bertelur pada tubuh inang, telur yang menghasilkan larva dibiarkan tumbuh dan berkembang.

Parasite yang sering digunakan untuk pertanian dari golongan Diptera tau family lalat, golongan Hymenoptera seperti lebah, tawon dan semut. Ada juga dari golongan Coleoptera, Neuroptera dan Lepidoptera.

Predator

Pengendalian Hama Secara Biologi ini menggunakan hewan yang akan memakan atau memangsa hama tanaman tadi. predator yang digunkan biasanya memiliki ukuran lebih besar dari pada hama tanaman.

Predator secara alami sebenarnya telah disediakan oleh alam untuk menjaga keseimbangan ekosistem yang ada. Manusialah yang kadang mengganggu keseimbangan ini dengan memburu predator secara berlebihan dan menghancurkan kelestariannya.

Pemangsa yang biasa digunakan untuk membasmi hama tanaman adalah laba-laba, tawon atau lebah. Beberappa jenis kumbang, jenis lalat tertentu, dan aneka serangga-serangga kecil lainnya yang bisa ditemukan di alam.

Zaman dahulu jarang terjadi serangan hama tanaman yang sampai mengakibatkan kerugian. Para leluhur selalu menjaga agar alam tidak rusak. Alam memiliki kemampuan untuk menjaga dirinya sendiri.

Pathogen

Pathogen adalah micro organisme yang dapat menimbulkan penyakit pada tempat yang dihinggapinya. Pengendalian Hama Secara Biologi ini memang bertujuan menimbulkan penyakit bagi hama tanaman yang bisa menyebabkan kematian.

Pathogen alami yang digunakan untuk memberantas hama tanaman adalah virus, jamur dan bakteri. Untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, pathogen ini membutuhkan kondisi lingkungan tertentu.

Lingkungan yang menunjang kehidupan pathogen inilah yang disiapkan oleh petani. Sehingga dapat memusnahkan hama tanaman yang ada. Jumlah pathogen yang digunakan tergantung beratnya serangan hama tersebut.

Jika serangan hama sudah dapat diatasi maka petani bisa merubah keadaan lingkungan kembali seperti semula. Sehingga pathogen dapat berhenti berkembang. Cara ini mulai banyak digunakan oleh petani kopi.

Penggunaan bahan kimia sebagi pembasmi hama kadang masih meninggalkan residu bagi lingkungan. Jumlah residu yang sedikit demi sedikit bertambah akan merusak ekosistem lingkungan yang ada.

Nah itu diatas untuk hama yang ada diluar rumah, sedangkan untuk hama yang ada didalam rumah kalian bisa pakai jasa pest control surabaya dari fumida, langsung terima beres dan hasilnya pasti memuaskan.

Jika dibiarkan dampak lingkungan yang mengerikan akan terjadi. Oleh sebab itu penggunaan Pengendalian Hama Secara Biologi menjadi cara yang sangat dianjurkan. Selain aman terbukti efektif memberantas hama tanaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *